Teknik, Metode, dan Ideologi Penerjemahan Istilah Kuliner Nusantara ke Dalam Bahasa Arab

Hidayat Muhammad Sidiq, Muhamad Saiful Mukminin, Yunia Makin Aninda Fiqrotin Nisa', Nilna Dati Layyina, Fakhimatul Usroh, Muhammad Yunus Anis

Abstract

This study aims to describe the application of techniques, methods, and ideologies of translation in Indonesian culinary terms into Arabic. The data in this study are the lingual units of Nusantara culinary terms in Indonesian and their translations into Arabic in the form of nouns, phrases, complete reduplications, and sentences. This research is descriptive qualitative research that uses a documentary study technique by utilizing written documents. The data was obtained from a corpus data source in the form of written documents in the form of 3 Indonesian-Arabic dictionaries and 1 website page related to Indonesian cuisine. The results showed that 6 translation techniques were applied in translators of Nusantara culinary terms, namely: adaptation of 11 (5.4%) data, amplification of 8 (3.9%) data, description of 74 (36.3%) data, generalization as many as 82 (40.2%) data, borrowing as much as 20 (9.8%) data, and calkue as much as 9 (4.4%) data. The most dominant translation technique is generalization which is used to explain the types of Indonesian cuisine to the target language readers (Arabic). Based on the application of the dominant translation technique, the translation of Indonesian-Arabic archipelago culinary terms tends to use free translation methods and domestication ideology. This is shown by 85.8% of translation techniques oriented to the target language (Arabic), while 14.2% of translation techniques oriented to the source language (Indonesian).

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teknik, metode, dan ideologi penerjemahan dalam istilah kuliner Nusantara ke dalam bahasa Arab. Data dalam penelitian ini adalah satuan lingual istilah kuliner Nusantara dalam bahasa Indonesia beserta terjehamannya dalam bahasa Arab yang berbentuk nomina, frasa, reduplikasi utuh, dan kalimat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik studi dokumenter dengan memanfaatkan dokumen tertulis. Data didapat dari sumber data korpus berbentuk dokumen tertulis berupa 3 kamus Indonesia-Arab dan 1 laman website yang berkaitan dengan kuliner Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 teknik penerjemahan diterapkan dalam penerjemah istilah kuliner Nusantara, yaitu: adaptasi sebanyak 11 (5,4%) data, amplifikasi sebanyak 8 (3,9%) data, deskripsi sebanyak 74 (36,3%) data, generalisasi sebanyak 82 (40,2%) data, peminjaman sebanyak 20 (9,8%) data, dan kalke sebanyak 9 (4,4%) data. Teknik penerjemahan yang paling dominan adalah generalisasi yang digunakan untuk menjelaskan jenis kuliner Nusantara kepada pembaca bahasa sasaran (bahasa Arab). Berdasarkan penerapan teknik penerjemahan yang dominan muncul, penerjemahan istilah kuliner Nusantara Indonesia-Arab cenderung menggunakan metode penerjemahan bebas dan ideologi domestikasi. Hal ini ditunjukkan oleh 85,8% teknik penerjemahan yang berorientasi pada bahasa sasaran (bahasa Arab), sedangkan 14,2% teknik penerjemahan yang berorientasi pada bahasa sumber (bahasa Indonesia).  

Keywords

Translation Technique; Translation Method; Translation Ideology; Nusantara Culinary Terms

Full Text:

PDF

References

Al Farisi, M. Z. (2011). Pedoman Penerjemahan Arab Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Anshori. S. (2010). Teknik, Metode, dan Ideologi Penerjemahan Buku Economic Concepts of Ibn Taimiyah ke dalam bahasa Indonesia dan Dampaknya pada Kualitas Terjemahan. Tesis. Universitas Sebelas Maret.

Badawi, E. (2016). Modern Written Arabic: A Comprehensive Grammar (Second Edition). New York: Routledge.

Catford, J.C. (1965). A Linguistic Theory of Translation. London: Oxford University Press.

Dhaif, S. (2011). Al-Mu’jam al-Wasith. Kairo: Maktabah Shurouq ad Dauliyyah.

Erwin, L.T. (2015). 26 Resep Lauk Lezat Olahan Telur Asin. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fransiska, S., Reniwati, R., & Lindawati, L. (2019). PENAMAAN MAKANAN BERBAHAN UBI DI MINANGKABAU. Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, 8(1).

Gardjito, M. (2017). Profil Struktur, Bumbu, dan Bahan dalam Kuliner Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Gerhardt, C, Frobenius, M, Ley, S. (2013). Culinary Linguistics; The chef's special. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company.

Handayani, A. (2009). Analisis Ideologi Penerjemahan dan Penilaian Kualitas Terjemahan Istilah Kedokteran dalam Buku “Lecture Notes on Clinical Medicine” (Kajian Terhadap Istilah Kedokteran Lecture Notes on Clinical Medicine dan Istilah Kedokteran Lecture Notes on Clinical Medicine. Tesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Ikhsanto, N. E. (2016). Teknik, Metode, Dan Ideologi Penerjemahan Dalam Terjemahan Buku Risalah Ila Syababil-Ummah. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.

Kesuma, T.M.J. (2007). Pengantar (Metode) Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Carasvatibooks.

Komarayanti, S., Suharso, W., & Herrianto, E. (2018). Business of Local Fruit and Vegetables in Jember District as a Support of Food Security, Indonesia. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol I (3), 208-224.

Larson, M.L. (1984). Meaning Based Translation A Guide to Cross-Language Equivalence. London, New York: University Press of America.

Mabrouk, E. (2017). Khuthwah Tharīqah Tachdīr Shūshul-filfilil-chāri. http://almasryalyoum.com, diakses pada 20 Agustus 2021.

Moelong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Molina, L. & Albir, A. H. (2002). Translation Techniques Revisited: A Dynamic and Functionalist Approach. Meta: Journal Des Traducteurs, 47(4), 498-512.

Munawwir, A. W. dan Fairuz, M. (2007). Kamus Al-Munawwir Indonesia-Arab. Surabaya: Pustaka Progressif.

Munawwir, A. W. (1997). Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif.

Nawawi, H. dan Hadari, M. (2006). Instrumen Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Newmark, P. (1988). A Textbook of Translation. London: Prentice Hall.

Nida, E.A., & Taber, C.R. (1982). The Theory and Practice of Translation. Leiden: E.J. Brill.

Nugraha, T.C. dkk. (2019). Globalization of Sundanese Food (West Java) through Cultural Translation. International Journal of Humanities and Social Science. 9 (6): 113-119.

Nurti, Y. (2017). Kajian Makanan dalam Perspektif Antropologi. Jurnal Antropologi: isu-isu sosial budaya, 19(1), 1-10.

Peckham, S. (1998). Consuming passions: Food in the age of anxiety. Manchester: Mandolin.

Sugono, D. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Untari, D. (2010). 28 Resep Minuman Tradisional untuk Usaha Boga yang Menjanjikan: Bukan Sekadar Es Cendol & Es Dawet Biasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Venuti, L. 1995.The Translator‟s Invisibility. A History of Translation. London:Routledge.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.