Kritik Tradisi dalam Novel Serat Prabangkara Karya Ki Padmasusastra (Kajian Antropologi Sastra)

Yusuf Nur Kholiq, Suwardi Endraswara, Sri Harti Widyastuti

Abstract

This research aims to analyze the criticism of tradition in the novel Serat Prabangkara. This research is a qualitative descriptive study using a literary anthropology approach. The data source for this research is the novel Serat Prabangkara by Ki Padmasusastra accessed through sastra.org. This research data consists of dialogue, narrative, cultural symbols, and criticism of tradition expressed in the story. The research data collection technique was carried out through reading and note-taking techniques. The research data were analyzed using literary anthropology techniques developed by Endraswara. The results of the study show that the novel Serat Prabangkara depicts a critique of Javanese traditions and socio-cultural structures that are hierarchical and patriarchal. This critique is manifested through the conflict between personal love and restrictive social norms, especially in the issue of inter-class marriage between Prabangkara and Rara Apyu. Prabangkara and Rara Apyu's actions in daring to defy traditional norms indicate resistance to a social system that restricts freedom and gender equality. Rara Apyu goes beyond the boundaries of traditional women's roles by disguising herself as a man and leading a kingdom, marking a form of resistance to rigid gender constructions. The novel Serat Prabangkara is a social reflection that criticizes norms that are no longer relevant and calls for change in valuing freedom and equality. The results of this research can enrich literary and cultural studies and provide new insights regarding the role of literature as a medium for reflection and criticism of tradition.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik tradisi dalam novel Serat Prabangkara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan antropologi sastra. Sumber data penelitian ini adalah novel Serat Prabangkara karya Ki Padmasusastra yang diakses melalui sastra.org. Data penelitian ini berupa dialog, narasi, simbol-simbol budaya, dan kritik tradisi yang diungkapkan dalam cerita. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui teknik baca dan catat. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik antropologi sastra yang dikembangkan oleh Endraswara. Hasil penelitian menunjukan bahwa novel Serat Prabangkara menggambarkan kritik terhadap tradisi dan struktur sosial budaya Jawa yang bersifat hierarkis dan patriarkal. Kritik tersebut diwujudkan melalui konflik antara cinta pribadi dan norma sosial yang mengekang terutama dalam persoalan pernikahan lintas kelas antara Prabangkara dan Rara Apyu. Tindakan Prabangkara dan Rara Apyu yang berani menentang norma tradisional menunjukkan adanya perlawanan terhadap sistem sosial yang mengekang kebebasan dan kesetaraan gender. Rara Apyu melampaui batasan peran perempuan tradisional dengan menyamar sebagai laki-laki dan memimpin sebuah kerajaan yang menandai bentuk resistensi terhadap konstruksi gender yang kaku. Novel Serat Prabangkara menjadi refleksi sosial yang mengkritik norma-norma yang tidak lagi relevan dan menyerukan perubahan dalam menghargai kebebasan dan kesetaraan. Hasil penelitian ini dapat memperkaya kajian sastra dan budaya serta memberikan wawasan baru terkait peran sastra sebagai media refleksi dan kritik tradisi.

Keywords

kritik tradisi; novel; Serat Prabangkara; stratifikasi; antropologi sastra

Full Text:

PDF

References

Afriani, N., & Patihah, M. E. (2024). Patriarchal Conceptions in the Kretek Girl Series Directed by Kamila Andini and Ifa Isfansyah. Mantra: Jurnal Sastra Indonesia, 2(2).

Anjarwati, N. (2020). Bahasa dan Pandangan Hidup Masyarakat Jawa Terkait Aktivitas Per-tanian Padi di Desa Tladan Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan (Kajian Etnolin-guistik). Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa, 8(2). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/sutasoma

Azizah, K., & Putra, V. G. R. (2024). Analisis Hierarki Nilai-Nilai Max Scheler dalam Cerita Anak Gorontalo Berjudul Saku Abah. Bahasa Dan Sastra, 10(1). https://e-journal.my.id/onoma

Azizah, N. W., Nur, M. T., & Arif, F. M. (2024). Stratifikasi Sosial Dalam Pernikahan Adat Tora-ja Perspektif Hukum Islam. Journal of Islamic Family Law, 5(1), 2775–7161. https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/maddika/index

Azizah, P. N., & Sodikin. (2024). Kemanusiaan Dalam Syair “Limaża” Karya Sa’diah Mufarreh. KNM BSA (Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab).

Bangun, A. B., & Ritonga, S. (2024). Nilai dan Fungsi Upacara Tumbuk Erdemu Bayu Bagi Masyarakat Muslim Karo Sebagai Tanda Pernikahan di Kabupaten Karo. Community, 10(2).

Damayanti, A. D., & Supratno, H. (2021). Tradisi Lokal Dalam Novel Kitab Omong Kosong Karya Seno Gumira Ajidarma (Kajian Antropologi Sastra). Bapala, 8(04).

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Antropologi Sastra. Caps.

Endraswara, S. (2014). Sengkuni political style and Semar aesthetic in literature anthropology to legislative election. Masyarakat, Kebudayaan, Dan Politik, 27.

Endraswara, S. (2023). Puisi Angka Jawa sebagai Indigenous Knowledge dalam Perspektif Etnomatematika Sastra. Aksara, 35(2), 177. https://doi.org/10.29255/aksara.v35i2.4171.177--189

Fahmi, M., & Mufidah, N. (2024). Pengaruh Nilai-Nilai Budaya Terhadap Penulisan Sastra Kon-temporer Di Indonesia 1. Bahasa Dan Sastra (JUMPS), 1(1). https://jurnal.naiwabestscience.my.id/index.php/jumps/

Fairiza, A., & Widyatama, R. (2023). Merariq Dalam Pernikahan Suku Sasak: Analisis Komu-nikasi Dan Dinamika Sosial Dalam Ritual Penculikan. Jurnal Analisa Sosiolologi, 12(4).

Habsy, B. A., & Nor, M. B. M. (2024). Counsellor Ideal Character Based on Javanese Cultural Values. International Journal of Multicultural Counseling and Development, 1(1), 33–40. https://doi.org/10.31960/ijomc-v1i1-2303

Hafida, M. N., Wijaya, D. N., Agung, D. A. G., & Widiadi, A. N. (2024). Kajian historis carok di Madura pada masa kolonialisme Belanda. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelaja-rannya, 14(1), 29. https://doi.org/10.25273/ajsp.v14i1.18568

Halim, A. (2022). Istri Sebagai Pencari Nafkah Dalam Keluarga Ditinjau Dari Hukum Islam Di Desa Pace Kabupaten Jember Jawa Timur Indonesia. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(1).

Hardinanto, E., & Raharjo, R. P. (2022). Perlawanan Tokoh Perempuan Terhadap Budaya Patri-arki Dalam Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini (Kajian Feminisme). In Jurnal Basataka (JBT) Universitas Balikpapan (Vol. 5, Issue 2).

Harmathilda, H., Yuli, Y., Hakim, A. R., & Supriyadi, C. (2024). Transformasi Pendidikan Pe-santren Di Era Modern : Antara Tradisi Dan Inovasi. Karimiyah, 4(1), 33–50. https://doi.org/10.59623/karimiyah.v4i1.51

Herawati, L. (2024). Perspektif Teori Kritis: Menggali Dominasi Kekuasaan Dalam Karya Sastra Modern. Pedalitra IV: Seminar Nasional Bahasa, 4(1).

Iqbal, K., & Widodo. (2024). Serat Jarwasasana: Representasi Masyarakat Jawa dalam Mem-bangun Rumah Melalui Perspektif Bourdieu. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sas-tra, 10(3). https://e-journal.my.id/onoma

Ismail, R. (2023). Cultural Harmonization in the Midst of Modernity: A Sociological Study of the Mappacci Tradition in Bugis Weddings in Purun Village, Penukal District, Penukal Ab-ab Lematang Ilir Regency (PALI) South Sumatra. Quru’: Journal of Family Law and Cul-ture, 1(3).

Ismar. (2023). Praktik Silariang Dalam Adat Perkawinan Suku Mandar Perspek Tif ‘Urf. Al-Iqtisodiyah: Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam, 1.

Kartika, & Rusiadi. (2021). Perkawinan Elit Istana Di Sambas Dan Perubahan Lainnya Pada Abad XX. Jurnal Sambas: Studi Agama, Masyarakat, Budaya, Adat, Sejarah, 3(2).

Kholiq, Y. N., Maesyaroh, W., & Insani, N. H. (2024). Internalization of the Tri Rahayu Concept as a Prevention Effort Bullying at School. PAKAR Pendidikan, 22(1), 156–167. https://doi.org/10.24036/pakar.v22i1.530

Ludfi, & Fina, A. F. T. (2024). Dynamics of Parental Involvement in Children’s Households: A Study of Patrilocal and Matrilocal Families in Pamekasan. MEDIASAS Journal: Media of Sharia Science and Ahwal Al-Syakhsiyyah, 7(2), 2808–2303. https://doi.org/10.58824/mediasas.v7i2.200

Mandela, F., & Gitawati, N. D. (2024). Ambivalensi ideologi patriarki pada serial tv populer House of the Dragon: kritik feminisme. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 7(1), 135–150. https://doi.org/10.30872/diglosia.v7i1.838

Miftahuddin, A. H., & Aini, S. M. Q. (2022). Kajian Perbandingan Tentang Konsep Kafa’ah Da-lam Pernikahan Perspektif Hukum Islam Dan Adat Jawa. Jurnal Pikir: Jurnal Studi Pendidi-kan Dan Hukum Islam, 8.

Nurfadillah, A. A. (2024). Dinamika Sosial Urban Dalam Cerpen Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? Karya Ahmad Tohari: Antropologi Sastra. Jurnal Diksatrasia, 1(8).

Nurhuda, A. (2023). Mitos Kebudayaan Jawa Dalam Novel Delusi Karya Supaat I. Lathief (Kajian Antropologi Sastra). Jurnal Lazuardi, 6(1).

Patadungan, E., Purwanto, A., & Waani, F. J. (2020). Dampak Perubahan Status Sosial Terhadap Upacara Rambu Solo’ Di Kelurahan Tondon Mamullu Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Holistik, 13(2).

Permana, R. S. M., Darsa, U. A., & Sumarlina, E. S. N. (2023). Keterkaitan Antara Pencerahan Di Eropa Dan Tradisi Kritik Barat. Kabuyutan: Jurnal Kajian Ilmu Sosial Dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal, 2(3).

Praningrum, H. I. (2021). Citra Perempuan Pada Cerpen Sepasang Mata Yang Terpenjara Dan Perempuan Itu Pernah Cantik. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(2).

Prastika, D. D., & Hasan, L. N. (2023). Tradisi Kelahiran Dalam Novel Lampahan Prasyuga-Prasutawati Karya Tulus Setiyadi (Tinjauan Antropologi Sastra). JOB, 19(3). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/baradha

Pratiwi, M. T., & Yarham, M. (2023). Tradisi Adat Jawa Saat Melaksanakan Pernikahan Dalam Perspektif Hukum Islam. Journal Hukum Islam Nusantara, 06, 2.

Puspa, F. T., & Saputri, D. E. (2024). Wujud Mistis Dalam Novel Sumirat Ing Mripat Karya Irul S. Budianto (Antropologi Sastra). JOB, 20(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/baradha

Rahayu, S., Lukitaningsih, Manurung, C. G., Sitepu, S. Y., Saragih, S. N., & Sihombing, E. U. (2024). Revolusi Sosial Sumatera Timur Di Kesultanan Kota Pinang Tahun 1946. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3).

Rahayu, W. W. (2022). Subalternitas Perempuan Dalam Cerita Pendek Jawa. Madah: Jurnal Ba-hasa Dan Sastra, 13(1). https://doi.org/10.31503/madah.v13i1.425

Rahmatullah, Dahlan, M., & St.Junaeda. (2022). Mahar dalam Pernikahan Suku Bugis di Desa Kaliang Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang. 6(2).

Rahmawati, D. (2021). Nilai-Nilai SoSial daN Budaya dalam Tradisi Mantu Poci di Kota Tegal Jawa Tengah (Kajian Antropologi Sastra). Tabasa: Jurnal Bahasa Sastra Indonesia Dan Pengajarannya, 2.

Ramadhanty, E., Effendi, D., & Hetilaniar, H. (2022). Antropologi Sastra Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Ogan Komering Ilir. Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra In-donesia), 12(1), 26–38. https://doi.org/10.31851/pembahsi.v12i1.6142

Rosyidah, D. A., & Wijaya, G. S. (2024). Dinamika Tradisi Dalam Cerpen “Mbah Djalil Dan Tradisi” Karya Dewi Trisna Wati: Kajian Antropologi Sastra. Konferensi Nasional Maha-siswa Sastra Indonesia.

Sahlan, Basiah, Tarigan, D. A. B., & Dayanti, M. (2023). Studi Masyarakat Sosial Dalam Persfektif Kelompok Sosial Dan Stratifikasi Sosial. Jupsi: Jurnal Pendidikan Sosial Indone-sia, 1.

Sukirman. (2021). Karya Sastra Media Pendidikan Karakter bagi Peserta Didik. Jurnal Konsepsi, 10(1).

Veniaty, S. (2023). Pamali Pada Perempuan Hamil Di Masyarakat Banjar Kalimantan Selatan (Kajian Antropologi Sastra). Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Bu-daya, 2.

Wibowo, P. A. W. (2016). Pandangan Multikultural Ki Padmasusastra Melalui Empat Karya Sastranya. Jurnal Ikabudi, 5(12).

Widyastuti, S. H. (2022). Penyiapan kepemimpinan berdasarkan konsep Islam Jawa dalam Serat Wulang Putra karya Pakubuwana IX. LITERA, 21(1), 23–36. https://doi.org/10.21831/ltr.v21i1.48034

Yeni, R., Cahyani, D., & Shabilla, S. (2024). Meningkatkan Pemikiran Kritis Melalui Sastra. TheGist, 7(1).

Yulianti, S., Aslamiyah, S., & Rodiyah, K. (2020). Masalah-Masalah Sosial Dalam Novel Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Prosiding Samasta Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.