Pengabaian Hak-Hak Kewarganegaraan Kelompok Minoritas dan Kegagalan Demokrasi dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari

Purwaningsih Purwaningsih, Santy Yulianti, Dea Letriana Cesaria, Kaniah Kaniah

Abstract

This study describes the neglected citizenship rights of minority communities as a manifestation of the negligence of minority rights and the failure of democracy as interpreted through the Novel Maryam. Maryam is a novel that tells the problems of the Ahmadiyah as minority in fulfilling their citizenship rights. The strength of this novel is based on a real incident of discrimination against Ahmadiyah that occurred in Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). The problem raised is how forms of discrimination and citizenship rights are not obtained by the character Maryam and other Ahmadiyah figures depicted in Maryam's novel. This research uses a literary sociology approach and the concept of representing reality in texts. The data collection method was carried out using literature study and notetaking techniques. Data analysis used descriptive analysis method with interpretive techniques. The results of the analysis show that the discrimination experienced by Ahmadiyah resulted in their unfulfilled citizenship rights. There are several citizenship rights that Ahmadiyah leaders have not fulfilled, including (1) the religious freedom, (2) the housing right (3) the education right, (4) the legal protection, and (5) the equal right in economic sector. In this study, it was concluded that Novel Maryam provides space for the issue of discrimination against religious minorities as a reflection of the failure of democracy in Indonesia. Even though there are many rules that provide space for equal identity rights, in reality this is not easy to put into practice.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menggambarkan hak kewarganegaraan masyarakat minoritas yang terabaikan sebagai wujud dari pengabaian hak-hak kewarganegaraan minoritas dan kegagalan demokrasi yang diinterpretasikan melalui Novel Maryam. Maryam merupakan novel yang mengisahkan persoalan kaum minoritas Ahmadiyah dalam pemenuhan hak-hak kewarganegaraanya. Kekuatan novel ini didasarkan sebuah peristiwa nyata diskriminasi terhadap kaum Ahmadiyah yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Permasalahan yang dikemukakan adalah bentuk diskriminasi dan hak-hak kewarganegaraan yang tidak diperoleh oleh tokoh Maryam dan tokoh Ahmadiyah lainnya yang tergambar dalam novel Maryam. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan konsep representasi realitas di dalam teks. Pengumpulan data dilakukan dengan metode studi pustaka dan teknik baca catat. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dengan teknik interpretatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa diskriminasi yang dialami tokoh Ahmadiyah mengakibatkan tidak terpenuhinya hak-hak kewarganegaraan mereka. Ada beberapa hak kewarganegaraan yang tidak terpenuhi oleh tokoh Ahmadiyah, yaitu (1) hak kebebasan beragama, (2) hak mendapatkan tempat atau hunian yang baik, (3) hak atas pendidikan, (4) hak untuk bebas dari penyiksaan dan kekerasan, dan (5) hak mendapatkan ekonomi yang lebih baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa Novel Maryam mengangkat isu diskriminasi kepada kaum minoritas sebagai cerminan kegagalan demokrasi di Indonesia. Meskipun sudah banyak aturan yang memberikan ruang bagi kesetaraan hak identitas, pada kenyataanya hal ini tidak mudah dipraktikkan.

Keywords

Maryam; minority Ahmadiyyah; neglected citizenship rights; failure of democracy; novel Maryam; minoritas ahmadiyah; hak kewarganegaraan yang terabaikan; kegagalan demokrasi

Full Text:

PDF

References

Abrams, M. H. (1971). The Mirror and the Lamp. Oxford: Oxford University Press.

Anam, C. dkk. (2016). Upaya Negara Menjamin Hak-Hak Kelompok Minoritas di Indonesia (Sebuah Laporan Awal). Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Bahtiar, A. (2018). Konflik Agama dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari. Jurnal Jentera, 7(2), hlm. 161--168.

https://doi.org/10.26499/jentera.v7i2.683

Berutu, A. G. G. (2019). Migrasi dan Problematika Minoritas Muslim di Asia. Islamic

https://doi.org/10.18326/imej.v1i2.230-246

Management and Empowerment Journal, 1(2), 230-246. https://doi.org/10.18326/imej.v1i2.230-246

Budianta, M. (1998). Sastra dan Ideologi Gender. Horison, XXXII/4, 8.

Damayanti, V. (2023). Perlawanan Terhadap Diskriminasi Agama Golongan Ahmadiyah dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari. Kajian Linguistik dan Sastra, 8(1), 129-143. https://doi.org/10.23917/kls.v8i1.18680

Damono, S. D. (1978). Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Feti Nur Aini, M. (2015). Perjuangan Kaum Minoritas Muslim terhadap Dominasi Mayoritas

Kristen Ortodoks dalam Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El-Shirazy: Kajian

Sosiologi Sastra. Jurnal Sastra Indonesia, 4(1), 1--6. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi

Hadiroh, S. N. (2015). Pola Pertahanan Perempuan Ahmadiyah dalam Ruang Konflik. UIN Yogyakarta.

Handayani, S. (2001). Hukum, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia, Makna dan Implementasinya di Indonesia. Jurnal Perspektif. 6(4). https://doi.org/10.30742/perspektif.v6i4.537 Heryanto, A. (1985). Perdebatan Sastra Kontekstual. Jakarta: Rajawali.

https://doi.org/10.30742/perspektif.v6i4.537

Kurniawan, M. A. (2011). Kritik Sosial dalam Novel Menunggu Matahari Melbourne. 26(1), 1-17. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26555/bahastra.v26i1.2180

Kymlicka, W. (2003). Kewarganegaraan Multikultural. PT Pustaka LP3ES Indonesia.

Maliki, D. N. (2010). Resistensi Kelompok Minoritas Keagamaan Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 14(1), hlm. 47-62.

Madasari, O. (2012). Maryam. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Maula, S. (2020). Perlindungan Hukum Atas Hak-Hak Kelompok Agama Minoritas di Indonesia. Jurnal Kajian Hukum Islam, 248(2). https://doi.org/10.24235/mahkamah.v5i2.7141

Muaddab, H. (2020). Diskursus Minoritas Melalui Kurikulum, Buku dan Kultur di Sekolah. Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam. 9(1). https://doi.org/10.22219/progresiva.v9i1.12521

Mudzakkir, A. (2011). Minoritisasi Ahmadiyah Di Indonesia. Masyarakat Indonesia, 37(2), 1- 24.

Mulyadi, M. S. dan C. R. W. P. (2021). Transmisi Memori Peristiwa 1965 dalam Novel Pulang dan Amba. Jurnal Aksara. 33(1), hlm. 71--82. https://doi.org/10.29255/aksara.v33i1.565.71-82

Mundzir, I. (2012). Negara, Hak-hak Minoritas Agama, dan Multikulturalisme. Jurnal IndoIslamika, 2(2), hlm. 183-195. https://doi.org/10.15408/idi.v2i2.1174

Risdiarto, D. (2017). Perlindungan Terhadap Kelompok Minoritas di Indonesia dalam Mewujudkan Keadilan dan Persamaan di Hadapan Hukum. Jurnal Rechtsvinding, 6(1), hlm. 125-141. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v6i1.120

Roring, M. S. F. P. (2022). Masalah-Masalah Demokrasi: Diskursus Hak Mayoritas dan Minoritas. Jurnal Communitarian, 3(2), 517-527. https://doi.org/10.56985/jc.v3i2.177

Sahidillaha, M. W. dkk. (2020). Sejarah Reformasi Indonesia dalam Kumpulan Puisi Telepon Genggam Karya Joko Pinurbo. Jurnal Widyaparwa, 48(2), hlm. 283--291.

https://doi.org/10.26499/wdprw.v48i2.554

Simamora, A. R., Hamid, A., & Hikmawan, M. D. (2019). Diskriminasi Terhadap Kelompok Minoritas Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Tangerang Selatan. International Journal of Demos, 1(1), 19-37. http://hk-publishing.id/ijd-demos https://doi.org/10.31506/ijd.v1i1.4

Sintya Nur Alifah, & Haryanti, N. D. (2022). Diskriminasi Kaum Minoritas dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari: Kajian Sosiologi Sastra. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 225-237. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v3i2.5042

Solicha, R. H. (2019). Solidaritas Pengikut Ahmadiyah dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari. Kajian Sosiologi Sastra. Naskah Publikasi, 15(3), 1-18.

Solikhin, A. (2016). Islam, Negara, dan Perlindungan Hak-hak Islam Minoritas. Journal of Governance, 1(2), 42-67. https://doi.org/10.31506/jog.v1i1.1312

Sutikno, E. U. (2018). Pluralisme dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari. Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(1), 53--63.

Swingewood dan Laurenson. (1972). The Sociology of Literature. Granada Publishing Limited.

Syahrul, N. dkk. (2022). Identitas Budaya dan Nilai Demokrasi dalam Cerita Asal Usul Tujuh Subsuku Mentawai. Jurnal Aksara, 34(1), hlm 41--60. https://doi.org/10.29255/aksara.v34i1.958.41-60

Wellek, R. dan A. W. (1993). Teori Kesusastraan. Gramedia.

Yuliana, S. R. M. dan S. S. S. (2018). Klasifikasi Emosi Tokoh dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari Kajian Psikologi Sastra David Krech. Jurnal Eprints Repository Universitas Negeri Makassar, 1-16. https://doi.org/10.25139/fn.v1i1.1092

Refbacks

  • There are currently no refbacks.